Erdogan Hadiri Shalat Jumat Perdana di Hagia Sophia

0
14
Hagia Sophia
Erdogan Hadiri Shalat Jumat Perdana di Hagia Sophia

ceritatentang.com, Shalat Jumat perdana pada 24 Juli 2020 di Hagia Sophia diikuti oleh beberapa ribu jamaah salah satunya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Selain Erdogan, berdasarkan berita media lokal Turki ada pula sejumlah pejabat Turki dan Pemimpin beberapa negara muslim seperti Qatar dan Azerbaijan yang ikut diundang dalam sholat Jumat tersebut.

Sholat Jumat perdana itu dilakukan setelah Erdogan meresmikan alih fungsi Hagia Sophia yang sebelumnya museum menjadi masjid pada 10 Juli 2020 lalu. Mengenakan jas hitam, peci putih serta masker, dalam sholat jumat pertma Masjid Hagia Sophia tersebut Erdogan melantunkan surat Al-Fatihah dan surat Al-Baqarah ayat 1-5.

Tidak hanya sendiri, sholat jumat Presiden Turki kali itu juga ditemani pejabat-pejabat Turki yang juga selaras mengenakan Jas. Umat muslim juga sangat memadati shaf-shaf yang telah disediakan. Melaksanakan ibadah terbuka ditengah pandemi Covid-19, ibadah pun diatur dengan berbagai protokol kesehatan yang telah ditetapkan WHO.

Di dalam masjid, shaf-shaf diatur dengan berjarak serta para jamaah pun shalat menggunakan masker. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona yang saat ini menjadi wabah diseluruh dunia. Tak hanya itu, 20 ribu pasukan pun ditugaskan untuk mengamankan gelaran sholat jumat itu.

Meski keputusan Presiden Turki itu menuai banyak protes namun ia sangat mantap dengan niatnya merubah situs bersejarah tersebut kembali menjadi masjid. Itu karena menurutnya keputusan ada pada dirinya, bangunan yang sebelumnya Katedral itu sepenuhnya merupakan hak kedaulatan Turki. Beberapa pihak yang protes dan menyesali keputusan itu adalah Donald Trump, Rusia, Yunani, hinga UNESCO.

Meski telah dialih fungsi, melalui juru bicara Presiden Tukri, Ibrahim Kalin menyampaikan bahwa masjid Hagia Sophia akan tetap terbuka untuk wisata yang bebas dikunjungi bagi seluruh agama. Serta Kalin juga menyampaikan tidak akan ada lukisan, ikon maupun arsitektur yang akan dirusak.

“Tidak ada satu paku pun yang akan menancap bangunan,” ujar Kalin seperti dikutip media Prancis AFP.

Bahkan Mosaik Bizantium hanya akan ditutup tirai selama waktu shalat saja. Sebelumnya Mosaik itu pernah ditutup selama berabad-abad ketika Hagia Sophia berfungsi sebagai masjid pada masa Kekaisaran Ottoman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here