Memilih Pakaian Berdasarkan Cuaca Di Indonesia

0
91
cuaca merupakan faktor eksternal dalam menentukan pakaian yang akan dikenakan

ceritatentang.com, Cara memilih pakaian ditentukan secara internal dan eksternal. Hal ini agar terlihat modisĀ  tanpa terjadi kesalahan dalam berpakaian namun tetap memberikan kenyamanan. Secara internal dilihat dari bentuk tubuh serta rasa nyaman dan sesuai saat memakainya. Sedangkan secara eksternal ditinjau dari tempat yang akan dikunjungi, lingkungan sosial bahkan cuaca.

Cuaca sebagai faktor eksternal dalam memilih pakaian acap kali tidak terlalu dipentingkan. Padahal penggunaan pakaian yang tidak memperhatikan cuaca akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Seperti rasa kepanasan, keringat yang berlebihan, rasa kedinginan dan masuk angin.

Lalu apakah itu cuaca? Cuaca memiliki kesamaan dengan musim dan iklim, yaitu sama-sama kondisi udara di wilayah tertentu. Bedanya adalah pada hitungan observasi. Cuaca dihitung berdasarkan hari, sedangkan musim dihitung berdasarkan bulan dan iklim dihitung berdasarkan tahun.

Indonesia sebagai negara yang beriklim tropis memiliki dua musim. Terdiri atas musim kemarau dan musim penghujan. Sehingga setiap harinya berubah-ubah di antara panas atau dingin. Untuk menentukan pakaian berdasarkan cuaca, masyarakat Indonesia cukup memahami cuaca panas ataupun dingin.

Untuk itu, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih pakaian berdasarkan cuaca di Indonesia:

1. Panas

Pada saat kondisi panas, sebaiknya menghindari pakaian yang berwarna gelap. Warna hitam atau biru gelap/dongker bersifat mudah menyerap panas. Sebaliknya warna-warna lebih terang justru cenderung tahan terhadap panas. Namun pilihlah warna terang yang sesuai dengan warna kulit.

Pilihlah busana berdasarkan cuaca
cuaca menentukan kenyamanan dalam berpakaian

Hindari penggunaan pakaian berbahan sutra, rayon, wool atau kanvas. Bahan-bahan tersebut memiliki sifat mudah menyerap panas sehingga memicu keringat yang berlebih. Akan lebih baik menggunakan pakaian yang berbahan katun. Sebenarnya bahan katun tidak mengenal bentuk cuaca. Bahan ini memberikan rasa nyaman di baik saat panas ataupun dingin.

Hindari pula pakaian yang terbuka tanpa berlengan seperti model you can see, kemben atau tube. Selain itu juga, sangat tidak dianjurkan memakai baju ketat. Pada saat kondisi panas biasanya tubuh memproduksi keringat secara berlebihan. Maka menggunakan pakaian seperti itu akan membuat penampilan terlihat kurang elok.

2. Dingin

Beberapa pakar mode menganjurkan untuk menggunakan pakaian berwarna putih pada saat kondisi dingin. Namun beberapa orang menghindarinya karena keadaan dingin yang disebabkan hujan ini biasanya membuat lingkungan menjadi basah dan becek. Menggunakan warna putih harus menanggung resiko mudah kotor akibat noda dari cipratan air hujan ataupun lumpur.

Warna putih memiliki ketahanan yang lebih kuat dibandingkan warna hitam. Menurut pakar, warna gelap memiliki kecenderungan mudah pudar. Untuk itu, direkomendasikan penggunaan warna putih seperti pada pemilihan sepatu.

Dianjurkan juga untuk memilih sepatu dengan bahan-bahan tertentu. Bahan yang dianjurkan adalah sepatu kets, sepatu berbahan kulit, atau sepatu berbahan plastik sintetis. Bahan-bahan ini selain dapat memberikan rasa hangat juga menambahkan kesan modis saat mengenakannya.

Para pakar juga merekomendasikan untuk mengenakan bahan kulit. Seperti menggunakan jaket kulit saat akan beraktivitas pada saat cuaca ekstrim. Bahan ini memberikan rasa hangat pada tubuh dan mongering lebih cepat dibandingkan bahan-bahan lainnya.

Kondisi dapat berubah-ubah setiap harinya. Untuk itu penting mengetahui apa yang akan terjadi pada Cuaca besok sebelum menentukan pakaian yang akan digunakan. Saat ini biasanya setiap ponsel langsung dilengkapi aplikasi perkiraan cuaca. Kalaupun tidak, bisa mengeceknya di situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here