Cara Merawat Bulu Kucing Agar Tetap Lebat dan Panjang

0
46
Kucing peliharaan
Merawat bulu kucing agar tidak rontok

Ceritatentang.com, Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang menggemaskan dengan tingkah pola lucu yang dimilikinya. Apalagi jika hewan tersebut punya bulu yang lebat dan panjang.

Bulu hewan yang satu ini akan semakin bagus jika sang pemilik telaten merawatnya. Namun, tidak semua orang bisa merawat bulunya dengan baik, lho.

Merawat bulunya memang tidak semudah yang dibayangkan. Tapi bukan berarti mustahil untuk dilakukan. Bulu kucing yang baik harus ditunjang oleh semua faktor, tidak hanya kebersihan saja, tetapi juga dari sisi makanannya.

Cara Merawat Bulu Kucing Agar lebat

Ada beberapa tips khusus merawat bulu hewan dengan nama ilmiah Felis silvestra catus ini agar tidak mudah rontok dan semakin lebat. Berikut langkahnya.

1. Memandikan kucing

Mendapatkan bulu hewan peliharaan kamu agar lebat dan bebas kerontokan, kamu harus rajin memandikannya.

– Persiapkan alat mandi seperti shampoo, bak air hangat, handuk, dan lainnya.

– Kemudian, mulai basuh tubuhnya, sedikit demi sedikit, jangan langsung diguyur air.

– Berikan bulu kucing shampoo khusus tapi jangan terlalu banyak ya. Ratakan dan dipijat-pijat agar bulunya tumbuh lebih bagus.

– Lalu, bilas hingga bersih. Jangan lupa pakaikan handuknya. Gosok semua bagian tubuhnya perlahan dnegan handuk. Jika punya, bisa juga keringkan bulunya dengan hair dryer milikmu.

2. Berikan bedak khusus

Kucing
Merawat bulu kucing

Beda juga berfungsi untuk menghilangkan kutu pada bulu si ‘Kocheng’. Tapi bedak khusus ya. Selain itu, menggunakan bedak juga dapat mengangkat lemak serta kotoran yang menempel di permukaan kulitnya. Berikan bedak tabur secara rutin, setidaknya satu minggu sekali.

3. Menyisir Bulu Hewan

Kucing Persia atau jenis ras lainnya punya permasalahan tersendiri dalam merawatnya. Jika bulu hewan yang panjang, ada cara tersendiri menyisirnya.

– Usap bagian punggungnya agar dia merasa nyaman.

– Sisir di bagian perut dan kaki terlebih dahulu, lalu lanjutkan di bagian kepala atas hingga pangkal dan ujung ekornya. Perhatikan, ketika menyisir bulunya, sisir perlahan dan berbalik arah agar bulu matinya terangkat.

– Bisa juga memakaikan bedak sebelum menyisir badannya.

4. Rajin menjemurnya di pagi hari

Sinar matahari tidak hanya baik bagi tubuh manusia, tetapi ternyata juga baik untuk tubuh hewan. Terutama berjemur di pagi antara jam 8-10. Jika kondisi tulangnya sehat, maka penampilan dan tingkah lakunya tidak akan jadi stres. Sehingga dapat mengurangi kerontokan bulunya.

5. Membersihkan lingkungan tempat tinggal

Kondisi lingkungan kandnag dan sekitarnya harus selalu dibersihkan, jangan sampai kotor. Sebab, lingkungan yang kotor akan membuat hewan menggemaskan kamu jadi tidak sehat dan berpengaruh pada tampilan fisiknya. Itu juga menyebabkan bulunya bisa mengalami kerontokan.

Lingkungan yang tidak bersih juga membuat kulitnya ditumbuhi parasit yang bisa menginfeksinya. Hewan juga tidak akan betah berlama-lama di kandangnya jika tempat yang ditinggalinya menjijikkan.

6. Menghindari kucing dari alergi

Hewan kucing
Merawat bulu kucing

Bulu hewan akan mengalami kerontokan karena alergi. Rontok disebabkan karena alergi juga akan berlangsung lama.

7. Memberikan multivitamin tambahan

Rontoknya bulu hewan kesayangan kamu karena kekurangan vitamin. Kamu bisa menambahkan multivitamin dalam makanan kucing. Vitamin E sangat bagus untuk kesehatan kulit dan rambutnya. Dengan begitu pertumbuhan rambut dan kulitnya terus terjaga dan sehat.

8. Ganti makanan jika perlu

Melebatkan bulu kucing bisa dengan menyesuaikan jenis makanan dengan usianya. Karena beda usia, akan berbeda pula nutrisi yang dibutuhkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here