Pengejaran Harun Masiku Masih Nihil, Tersangka Lainnya Sudah Divonis

0
17
Harun Masiku
Pengejaran Harun Masiku Masih Nihil, Tersangka Lainnya Sudah Divonis

ceritatentang.com, Pengejaran buron KPK Harun Masiku hingga kini belum jelas adanya. Nama Harun Masiku menggemparkan sejarah pemberantasan korupsi. Pasalnya tersangka suap yang juga mantan calon anggota legislatif dari PDIP itu sampai saat ini tidak diketahui rimbanya saat semua tersangka lainnya yang terseret sudah divonis bersalah. Bermula dari gebrakan KPK di awal tahun 2020 saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Wahyu Setiawan ditetapkan sebagai tersangka diduga menerima uang terkait dengan penetapan anggota DPR terpilih 2019-2024. Dalam kasus tersebut menyeret beberapa nama yaitu Saeful Bahri, Agustiani Tio Fridelina, dan Harun Masiku. Namun dari keempat nama tersangka, hanya Harun yang belum berhasil ditangkap oleh KPK dan kini berstatus buron KPK.

Hakim telah memberikan putusan hukuman atas ketiga tersangka yang sudah ditahan. Wahyu Setiawan sendiri mendapatkan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan. Vonis ini lebih ringan 2 tahun dari tuntutan jaksa yang menuntut Wahyu 8 tahun penjara. Sedangkan Agustiani Tio Fridelina dijatuhkan vonis dihari yang sama dengan Wahyu. Agustiani Tio divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan. Sedangkan Saeful yang merupakan kader PDIP yang memberikan suap mendapatkan vonis 1 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan.

Wakil Ketua KPK bidang Penindakan Nawawi Pomolamo telah meminta Plt Direktur Penyidikan Brigjen Setyo Budi dan Deputi Penindakan KPK Irjen Pol Karyoto untuk mengevaluasi kinerja tim pemburu. Sebab sejak masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 27 Januari hingga kini jejak tersangka kasus suap itu tidak terlacak.

“Bagaimana progresnya, apa kendalanya? Kalau memang butuh Tim Satgas pendamping atau penambahan personel, silahkan,” ujar Nawawi

Opsi tim pendamping atau tambahan personel pun ditawarkan oleh Nawawi, mengingat tim satgas penyidikan ini tak terlibat dalam proses penyelidikan kasus Harun Masiku sejak awal. Selain dua pejabat KPK tadi, Nawai Pomolango mengaku secara intens meminta penjelasan langsung dari tim satgas. Nawawi mengatakan bahwa kemungkinan Harun tidak menggunakan alat komunikasi dalam penyembunyiannya. Hal itu karena alat sadap komunikasi KPK tidak mampu melacak.

Adapun asumsi yang mengatakan bahwa Harun Masiku telah meninggal. Tentang kemungkinan Harun Masiku telah meninggal dunia Nawawi tidak mau menyimpulkan demikian. Asumsi itu didapatkan dan disampaikan sinyalemen Koordinator Masyarakat Antikorupsi, Boyamin Saiman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here