Selain Tanah dan Bangunan, Berikut Benda yang Bisa Diwakafkan

0
28
jenis-jenis wakaf
jenis-jenis wakaf

Ceritatentang.com, Wakaf berdasarkan bahasa memiliki pengertian suatu perbuatan hukum wakif (orang yang melakukan wakaf) untuk memisahkan atau menyerahkan sebagian harta beda miliknya guna dimanfaatkan dalam janga waktu yang ditentukan atau selamanya untuk suatu kepentingan ibadanh atau kesejahteraan umum sesuai dengan syariah dan hukum negara yang telah diatur dalam UU Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Terdapat berbagai jenis-jenis wakaf, yaitu:

Dilansir dari laman online rumah wakaf, ada beberapa jenis wakaf yang perlu diketahui yaitu :

1. Wakaf Khairy

Wakaf jenis ini diartikan sebagai wakaf sosial yang berarti ditujukan untuk kepentingan serta kebaikan masyarakat luas, seperti wakaf sekolah, kesehatan, tempat ibadah, dan kebutuhan ibadah seperti Al- Qur’an

2. Wakaf Dzurry

Wakaf Dzurry atau khusus ini memiliki tujuan untuk memberikan manfaat untuk wakif, keluarganya, hingga keturunannya. Misalnya saja wakaf rumah kontrakan yang ditujukan untuk anak cucu perempuan yang belum menikah

3. Wakaf Musytarak

Wakaf yang diartikan sebagai gabungan ini memiliki tujuan untuk memberikan manfaat kepada umum serta keluargan secara bersamaan. Misal, wakaf berbentuk perkebunan dan hasilnya nanti akan diberikan kepada fakit miskin dan sebagian keluarganya. Ini juga bisa disebut sebagai wakaf produktif.

Jenis-jenis wakaf.

Sedangkan untuk jenis hartanya terbagi atas:

1. Benda Tidak Bergerak

Pada jenis benda ini yang dimaksud adalah hal atas tanah yaitu hak milik, strata title, Hak Guna Bangunan (HGB). Hak Guna Usaha (HGBU) dan Hak Pakai (HP) bagunan atau bagian dari bangunan dan satuan rumah susun, serta tanaman dan benda lainnya yang berkaitan dengan tanag benda yang tidak bergerak lainnya.

2. Benda Bergerak

Pada jenis ini selain uang ada benda lain yang bisa digunakan untuk wakaf yaitu benda yang dapat berpindah, benda yang dapat dihabiskan dan yang tidak bisa dihabiskan seperti air dan bahan bakar minyak. Benda bergerak yang sifatnya bisa diwakafkan seperti kendaraan bermotor atau mobil untuk kepentingan umum. Selain itu bisa juga dalam bentuk surat berharga, hak atas kekayaan intelektual, dan hak atas benda bergerak lainnya.

Jenis wakaf pun dapat dibedakan berdasarkan waktu, yaitu Muabbad yang berarti diberikan selamanya. Benda wakaf yang diberikan adalah bersifat selamanya atau abadi. Biasanya barang yang diwakafkan berupa tanah, bangunan, atau jenis barang bergerak lainnya yang ditentukan oleh wakif sebagai wakaf abadi. Sedangkan untuk wakaf sementara, yaitu barang yang diwakafkan apabila berupa barang yang mudak rusak ketika digunakan tanpa memberi syarat untuk mengganti bagian yang rusak. Seperti wakaf barang elektronik, kendaraan, alat tulis, buku tulis, tas, dan sebagainya.

Terakhir adalah berdasarkan dari penggunaan harta yang diwakafkan terbagi atas dua jenis yaitu, Ubasyir atau dzati. Jenis penggunaan ini harta wakafnya menghasilkan untuk pelayanan masyarakat dan juga dapat digunakan secara langsung seperti madrasah, masjid, klinik, atau rumah sakit. Sedangkan Mistismary adalah harta wakaf yang ditujukan untuk penanaman modal dalam produksi barang-barang dan pelayanan yang dibolehkan syara’ dalam bentuk apapun dan nanti hasilnya akan diwakafkan sesuai dengan keingininan wakif.

Jadi, sebelum berwakaf tentu tidak adal salahnya mengetahui jenis-jenis dari wakaf itu sendiri. Hal ini juga membantu para pewakaf atau wakif dalam menentukan jenis benda apa yang manfaatnya dapat berguna secara berkelanjutan atau dalam jangka yang sangat panjang untuk umat dan masyarakat luas. Sehingga dengan adanya penjelasan ini membuat pewakaf tidak hanya melulu menunggu hingga menjadi tuan tanah atau memiliki bangunan yang tak terpakai. Bagaimana pun keadaan ekonominya, setiap orang bisa berwakaf.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here