Wakaf Uang Memudahkan Siapa Saja Untuk Beramal

0
12
wakaf uang
wakaf uang

Ceritatentang.com, Berwakaf telah menjadi salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat muslim seluruh dunia. Namun, anggapan berwakaf hanya berupa tanah dan bangunan atau harta tidak bergerak inilah terkadang menjadi kendala orang-orang yang ingin memberikan wakaf.

Sebenarnya, Wakaf memiliki artian penahanan harta yang dapat dimanfaatkan dengan tetap menjaga keutuhan barangnya, terlepas dari campur tangan wakif dan lainnya. Hasilnya nanti akan disalurkan untuk kebaikan dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan YME. Berdasarkan Undang-undang Nomor 41 soal wakaf Pasal 1 menjelaskan wakaf adalah perbuatan hukum wakaf untuk memisahkan atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingan beribadah atau kesejahteraan umum menurut syariah. Menurut undang-undang telah mengakomodir berbagai macam harta benda dan diantaranya adalah wakaf uang. Selain itu, diakomodir juga soal wakaf dalam jangka waktu tertentu.

Di berbagai negara harta yang bisa diwakafkan tidak terbatas pada benda yang tak bergerak saja, tapi juga benda bergerak, dan salah satunya adalah uang. Penggunakan wakaf uang pun sebenarnya sudah lama dikenal dalam pemerintahan Islam. Berdasarkan literatur karya M.A Mannan menyebutkan pengguanaan wakaf uang telah ada sejak zaman pemerintahan Utsmaniyah. Penggunaan uang tunai dalam wakaf sudah juga dikenal sejak masa kekhalifahan Ottoman.

Wakaf uang mobilitasnya lebih fleksibel sehingga bisa digunakan diberbagai sektor. Misalkan untuk peribadatan, pendidikan, kesehatan, bahkan biaya hari tua.

Di Indonesia, pada 11 Mei 2002 Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan fatwa soal wakaf uang. Fatwanya menjelaskan wakaf uang adalah wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai, termasuk surat-surat berharga. Wakaf disini hukumnya jawas atau boleh. Wakaf ini hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan secara syar’i dan nilai pokok wakaf uang harus dijamin kelestariannya, tidak boleh dijual, dihibahkan, dan diwariskan.

Lalu bagaimana dengan potensi wakaf uang di Indonesia? Wakaf telah menjadi instrumen ekonomi Islam yang sudah ada sejak munculnya Islam di muka bumi. Sepaanjang sejarah Islam, wakaf telah menunjukan peran penting dalam pengembangan kegiatan-kegiatan sosial, ekonomi, serta kebudayaan. Keberadaan wakaf juga telah banyak memfasilitasi para pelajar yang ingin menuntut ilmu untuk melakukan riset dan pendidikan, sehingga hal ini dapat mengurangi ketergantungan dana dengan pemerintah. Selain itu, wakaf telah terbukti menjadi instrumen jaminan sosial dalam rangka membantu kaum yang lemah untuk memenuhi hajat hidup, baik bidang kesehatan, biaya hari tua, kesejahteraan hidup, dan bidang pendidikan.

Kelebihan dari wakaf uang adalah dianggap lebih fleksibel dan menjadi pendorong terhadap wakaf benda yang tidak bergerak agar lebih produktif. Indonesia sendiri memiliki aset wakaf tanag yang luas dan dapat dikembangkan melalui wakaf uang. Adanya wakaf uang dapat mempermudah mobilisasi dana dari masyarakat melalui sertifikat, karena lingkup sasaran pemberi wakaf bisa menjadi lebih luas dibandingkan dengan wakaf biasa. Dengan sertifikat tersebut dapat dibuat berbagai macam pecahan yang akan disesuaikan dengan segmen muslim yang dituju dan memungkinkan meningkatkan kesadaran beramal.  Wakif atau pemberi wakaf juga tidak perlu menunggu untuk kaya raya atau menjadi tuan tanah untuk berwakaf. Adanya berbagai kemudahan dari wakaf uang yang ditawarkan maka diharapkan umat akan lebih mudah dan berkeinginan memberikan kontribusi mereka dalam wakaf tanpa harus menunggu dana yang sangat besar.

Pengelolaan dan pengembangan wakaf bisa diinvestasikan pada bank syariah harus juga diasuransikan pada asuransi syariah. Demikian soal sebaran investasi harta dalam bentuk wakaf uang atau potofolio wakaf uang dapat dilakukan dengan ketentuan 60 persen investasi dalam instrumen LKS dan 40 persen di luar LKS. Hasil dari pengelolaan bersih harta benda wakaf, nashir atau yang bertanggung jawab atas dana wakaf yang diberikan menerima keuntungan tidak melebihi 1 persen dan penyaluran hasil dan manfaat wakaf kepada peruntukannya tidak kurang dari 90 persen. Ketentuan undang-undang wakaf ini untuk memaksimalkan fungsi perwakafan.

Kini wakaf uang sudah menjadi gerakan nasional yang telah dicanangkan sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akhit menggerakan program wakaf uang di Istana Negara pada 8 Januari 2018. Kegiatan wakaf ini telah memfasilitasi keinganan orang-orang untuk berwakaf tanpa menunggu menjadi tuan tanah atau orang kaya. Pengelolaannya dalam bentuk produk keuangan syariah dan sebagian lainnya telah diinvestasikan langsung kepada sektor rill produktif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here